Edukasi

Pesanan Online Makin Banyak, Tapi Data Masih Tersebar? Ini Risikonya untuk Bisnis

Ahmad R
4 menit baca
Pesanan Online Makin Banyak, Tapi Data Masih Tersebar? Ini Risikonya untuk Bisnis

Pesanan mulai ramai adalah sesuatu yang menyenangkan bagi pemilik toko online. Namun, pernahkah Anda merasa semakin banyak pesanan justru membuat pekerjaan semakin rumit?

Data pesanan masuk dari berbagai tempat. Ada yang melalui WhatsApp, marketplace, Instagram, website, bahkan ada yang masih dicatat secara manual ke dalam spreadsheet.

Pada awalnya mungkin tidak terasa sebagai masalah. Tetapi ketika jumlah order mulai meningkat, kondisi seperti ini dapat membuat proses operasional menjadi semakin sulit dikontrol.

Ketika Data Order Tidak Terpusat

Bayangkan dalam satu hari toko Anda mendapatkan puluhan atau bahkan ratusan pesanan. Sebagian pelanggan melakukan order melalui WhatsApp, sebagian melalui marketplace, dan sebagian lainnya melalui website.

Kemudian seluruh data tersebut harus diperiksa dan dicatat kembali ke spreadsheet. Akhirnya, tim harus berpindah-pindah antara chat, marketplace, spreadsheet, dan aplikasi lainnya hanya untuk mengetahui kondisi pesanan.

Masalah yang Sering Muncul

  • Pesanan terlewat karena tertimbun chat.
  • Data pelanggan tercatat lebih dari satu kali.
  • Status pesanan sulit dipantau.
  • Kesalahan input data semakin sering terjadi.
  • Sulit mengetahui jumlah order secara real-time.
  • Tim membutuhkan waktu lebih lama untuk mencari data.
  • Laporan penjualan harus dibuat secara manual.

Chat Bisa Menjadi Sumber Masalah Ketika Order Semakin Banyak

WhatsApp sangat praktis untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Namun, chat sebenarnya bukanlah sistem manajemen order.

Ketika jumlah percakapan semakin banyak, informasi penting dapat dengan mudah tertimbun oleh percakapan baru.

"Sebentar, pesanan pelanggan yang tadi ada di chat yang mana?"

Pertanyaan sederhana seperti ini bisa menjadi masalah operasional jika terjadi berkali-kali setiap hari.

Spreadsheet Membantu, Tapi Bukan Berarti Selalu Menjadi Solusi

Spreadsheet seperti Excel atau Google Sheets sebenarnya sangat berguna untuk mengelola data sederhana.

Masalah biasanya mulai muncul ketika spreadsheet digunakan untuk menangani proses order yang sudah semakin kompleks.

Data Bertambah

Semakin banyak order, semakin panjang dan sulit dikelola.

Banyak Kolom

Informasi pelanggan, produk, pembayaran, dan pengiriman semakin kompleks.

Risiko Human Error

Kesalahan input atau perubahan data dapat terjadi tanpa sengaja.

Sulit Berkolaborasi

Tim membutuhkan informasi yang sama tetapi bekerja dari sumber data yang berbeda.

Dampaknya Bukan Hanya Soal Data

Data order yang tidak terpusat pada akhirnya dapat memengaruhi lebih banyak hal daripada sekadar kerapian administrasi.

01

Pelayanan Pelanggan

Tim membutuhkan waktu lebih lama untuk mencari informasi pesanan pelanggan.

02

Operasional

Tim harus melakukan pekerjaan administratif berulang untuk memindahkan dan mencocokkan data.

03

Pengambilan Keputusan

Pemilik bisnis lebih sulit mendapatkan gambaran kondisi order dan penjualan dengan cepat.

Mulai Pikirkan Sistem Order yang Terpusat

Ketika bisnis mulai berkembang, kebutuhan pengelolaan order juga ikut berubah. Bukan berarti spreadsheet atau WhatsApp harus langsung ditinggalkan.

Namun, bisnis dapat mulai menggunakan sistem yang menjadikan data order sebagai satu sumber informasi utama.

Bayangkan jika seluruh informasi order tersedia dalam satu sistem.

  • ✓ Data pelanggan tersimpan secara terstruktur.
  • ✓ Produk dan detail pesanan dapat dilihat dengan mudah.
  • ✓ Status order dapat diperbarui dari satu tempat.
  • ✓ Informasi pembayaran lebih mudah dipantau.
  • ✓ Tim tidak perlu mencari data dari banyak sumber.
  • ✓ Pemilik bisnis dapat melihat kondisi order dengan lebih cepat.

E-Commerce Starter Kit

Untuk bisnis yang ingin mulai membangun sistem e-commerce yang lebih terstruktur, E-Commerce Starter Kit dapat menjadi salah satu pilihan untuk membangun fondasi sistem toko online.

Konsepnya bukan sekadar membuat halaman toko, tetapi menyediakan fondasi yang dapat dikembangkan menjadi sistem e-commerce sesuai kebutuhan bisnis.

Product Management

Kelola produk, kategori, harga, varian, dan informasi stok secara lebih terstruktur.

Order Management

Bangun alur pengelolaan order yang tidak bergantung pada catatan manual.

Scalable Foundation

Gunakan fondasi sistem yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan bisnis.

Bisnis Tumbuh, Sistem Juga Harus Ikut Berkembang

Banyaknya order seharusnya menjadi peluang untuk mengembangkan bisnis, bukan justru membuat tim semakin sibuk mencari dan mencocokkan data.

Jika saat ini Anda mulai merasa bahwa data pesanan sudah terlalu banyak dan tersebar di berbagai tempat, mungkin sudah waktunya mempertimbangkan sistem order yang lebih terpusat.

Bagaimana dengan toko online Anda?

Apakah semua data order sudah berada dalam satu sistem, atau masih tersebar di chat, marketplace, dan spreadsheet?

Saatnya Membuat Pengelolaan Order Lebih Terstruktur

Pelajari bagaimana E-Commerce Starter Kit dapat digunakan sebagai fondasi untuk membangun sistem e-commerce yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Explore E-Commerce Starter Kit
Ecommerce BisnisOnline TokoOnline DigitalisasiBisnis SistemEcommerce ManajemenOrder UMKM Akhritech
Bagikan Artikel Ini
A
Tentang Ahmad R
Founder di Akhritech.

Bagian dari tim ahli Akhritech yang berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan insight terbaru tentang teknologi, web development, dan software engineering.

Artikel Terkait

Berapa Sih Biaya Membuat Sistem Aplikasi Bisnis Custom? Jangan Sampai Salah Hitung!

Mau buat aplikasi custom tapi takut overbudget? Kebanyakan vendor cuma jawab "te...

Baca Selengkapnya
Bisnis Masih Pakai Excel? Kapan Harus Mulai Pakai Sistem?

Masih menggunakan Excel untuk mengelola bisnis? Excel memang sangat berguna, tet...

Baca Selengkapnya

Tertarik Mengembangkan Solusi Digital Anda?

Tim ahli kami siap membantu mewujudkan visi teknologi bisnis Anda dengan solusi yang inovatif dan terpercaya.

Konsultasi Gratis